Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011

Malaikat dan Obor Waktu

Waktu memang tak kenal tunggu,kekasihku. kau lihat, air melimpah di danau itu tak cukup menyimpan waktu kau ingat, pohon tumbang di pinggir danau yang membalut romansa kita dulu melapuk dan mengubah bentuknya menjadi tanah yang entah terbawa arus air ke mana Aku melihat wajahmu tergena di pucuk senja tanpa sepatah kata waktu memang tak kenal tunggu,kekasihku. sgala dipertaruhkan untuk mengejar keberartian makna. Namun seperti serigala lapar, waktu membuang dan mengasingkan smua mimpi dan dalam jeda  hari, kini smua mimpi terkapar sunyi Waktu memang tak kenal tunggu,kekasihku. Sederet harapan dan mimpi akan teronggok rapi menanti malaikat membawakan obor waktu baru lalu menjemba dengan senyum tulus surgawi.