lihat air di kedalaman itu.
bukankah merepuh dalam genggamanku.
lihat air di permukaan itu,
berkilau menampi cahaya matahari yang tak usai menyapa usia.
tetapi,
kali ini aku sungguh berterus terang padamu:
nafasku kian melambat ditikam keheningan air dan pohon.
sementara kata tak seajaib makna,
mampukan aku melangkah pergi menyusur sungai abadiku.
Pergi dengan ribuan pesan yang tenggelam di dasar sungai hening.
jogja: february 14,2013.

Komentar
Posting Komentar